Maret 4, 2024

Jakarta, BUSERBHAYANGKARA.com

Shinta Beiby melihat ini kasus berat pelanggaran HAM perampasan dan merupakan kejahatan luar biasa karena melibatkan anak-anak mereka mengalami traumatik yang luar biasa, “dalam rilisnya kepada awak media. Minggu (15/10/2023 )

“Ini kekerasan luar biasa pengancaman dan penyiksaan lahir bathin dengan menggunakan senjata api. Segera mesti diusulkan tuntas jangan sampai para pelaku kabur,”tegasnya.

Sampai sejauh ini saksi- saksi beserta bukti-bukti sudah dikumpulkan dan sudah diambil dari CCTV di Mall Lotte Ciputra dan di Hotel Arya duta semanggi.

Adapun Kronologis kejadian, tertanggal 21 September 2023 sekitar jam 19:00 kami sekelurga (istri, anak-anak balita, adek dari istri, dan Art), mobil kami parkir di P8.

Dan setelah kami mau pulang saat kami jalan ke parkir P8 di pintuh keluar arah ke mobil kami terlihat mobil terlapor merk Fdsk plat L 1238 LO dan orang ambon sebanyak 4 orang, mereka mendakati kami dan meminta ikut mereka, saya tanya siapa yang suruh kalian katanya usdi (terlapor), saya masuk ke Mall lagi karna kebetulan jarak mobil dan pintu Mall dekat, mereka ikuti kami sampai depan gerai Wings saya dan ambon kita ngobrol. intinya saya meminta bahwa saya harus ditemani dan saya hubungi Ketum, tersambung dan mau datang.

Setelah selesai ngobrol di wings kami jalan dekat lift sambi telfon2 ketum..akhirnya kami turun ke lantai LG tapi hanya saya dengan 3 orang dan istri keluarga naik lagi ke P8 jadi saya tunggu di lantai LG, setelah istri dan keluarga tiba di lantai LG kami di giring ke luar Mall Lotte, sambil sy telfonan dengan Pak Ketum, ketika sy sampai di pojok jalan Mall Lotte terparkir mobil merk China Fdsk plat L1238 LO dan mobil Mercy model lama E300 Plat B 2363 BTQ (kalau tidak salah),

Saat itu, saya di tonjok dan istri saya di marah-marahin, syayasempat teriak berontak dan minta tolong tapi di pegang 4 org sambil di bawah masuk ke mobil Merk China Fdsk plat L 1238 LO, istri dan anak-anak di mercy Model Lama E300 Plat B 2363 mengarah ke Hotel Aryaduta Semanggi Lantai 16 sesampai disana saya duduk di tengah dan mulai usdi memukul di mulut saya dan ambon di perut saya dan imam di belakang telinga kiri saya dan clutch (tas tangan) saya di ambil mereka ambil semua ATM, Pasport, KTP, NPWP, Kunci mobil, STNK, HP ada 5 buah.

Setelah kurang lebih 2 hari kita di aryaduta semanggi mereka ijinkan istri dan anak-anak saya karena keluarga 99 melapor ke polisi, jadi di pulangkan..

Sekitar 1 jam setelah itu saya di bawah ke bogor sendiri, keluarga tetap di hotel aryaduta semanggi, dan kami pergi bertiga imam, usdi.dan sy dgn tangan terbogol, sampai di bogor kita ke rumah yang setelah itu saya tauh itu rumahnya usdi. Besok nya pagi kita balik ke Hotel aryaduta semanggi tapi saya unit/room 1605.

Dan tinggal saya sendiri di hotel Aryaduta Semanggi tetapi biasa ke bogor juga setelah itu tanggal 4 Okteber 2023 sekitar jam 10 pagi usdi datang ke Hotel Aryaduta Unit 1605 yang saya berada disitu dengan timnya, marah-marah dan maki-maki ke sy sambil keluarin pistol katanya mau tembak kaki saya trus bilangnya saya harus ikut dia, dan pas mereka mau jalan saya duluan keluar unit/room dan lari lewat tangga darurat.

Demikian kronologis nya, ini sesuai juga dgn BAP, terima kasih. tertanda Alfred dan keluarga. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *