Juni 19, 2024

Denpasar, BUSERBHAYANGKARA. com

Proyek jalan tol Gilimanuk-Mengwi yang dikenal juga dengan proyek jalan tol Jagat Kerthi terancam gagal.

Sejak groundbreaking atau peletakan batu pertama pada September 2022. Pelaksanaan proyek ini berjalan sangat lambat. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir lokasi ground-breaking sepi aktivitas pengerjaan alias mandek.

Beragam informasi berseliweran di tengah masyarakat. Salah satunya adalah kabar adanya permainan harga tanah bernilai ratusan miliar, milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kerta Bali Saguna (KBS) di Banjar Sumbermis, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.

Garda Tipikor Indonesia mendapatkan informasi adanya dugaan dana sebesar Rp.30 miliar yang digunakan sebagai tantiem (jasa produksi) Perumda KBS yang dibagi-bagi di akhir tahun kepada kuasa pemilik modal, dewas, direksi dan karyawan. Bila hal ini benar, sungguh aneh bin ajaib, terdapat usaha yang belum jalan, tetapi sudah bagi-bagi keuntungan dari penjualan lahan milik daerah itu. Ini sangat berpotensi menjadi pelanggaran,” ujar informan tersebut.

Adapun struktur Perumda KBS ini diantaranya, Kuasa Pemilik Modal (KPM), Gubernur Bali, I Wayan Koster, Direktur Utama, Nyoman Kami Artana, Ketua Dewan Pengawas, Dewa Tagel Wirasa, kini menjabat Penjabat Bupati Gianyar. Perumda KBS berkantor di Jalan Kamboja No 15 Denpasar, Bali.

Tim garda tipikor indonesia berharap agar aparat penegak hukum khususnya Polda Bali segera menyelidiki dan mengusut tuntas kasus ini.(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *