Maret 4, 2024

Sanggau Kalbar – PT BETA GAS diduga melakukan Praktik mafia Bahan Bakar Minyak ( BBM ) jenis Solar dan Pertalite, sebab tampak didepan Gerbang PT BETA GAS tumpukan jerigen dan Drum diduga untuk menampung BBM.

Uniknya Pengantri BBM tersebut ada mengaku dirinya seorang Oknum Polisi yang bertugas di Polisi Resor Sanggau yang menurut oknum tersebut dirinya merupakan perintis antri BBM di desa Sungai Batu Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau Kalbar.

Aris Oknum Polisi dengan santai menjelaskan, Saya perintis pertama mengerjakan antri BBM Di desa Sungai Batu namun saat ini sudah banyak yang mengikuti saya antri minyak di PT. BETA GAS Sanggau, tidak seperti yang dulu ramai, sekarang sudah sepi”, ucapnya.

Dijelaskan Aris, ada beberapa orang bos yang bermain antri BBM di depan Gerbang PT. BETA GAS Desa Sungai Batu, antara lain, Jimi, sapaan Bos Ato, Tata dan saya”, jelas Aris dengan santai dihadapan tim awak media pada Rabu 15 November 2023 di Desa Sungai Batu.

“Selama Empat hari ini saya baru dapat 4 Drum kalo yang lainnya satu hari saja bisa dapat 4 Drum, biasanya saya beli BBM Per jerigen, satu jerigen isi 35 liter saya beli Rp 350 ribu, saya hanya dapat 50 Ribu saja”,ungkap Aris.

Dir. Satgas investigasi DPP Lidik krimsus RI Abdullah bertepatan turut memantau langsung ketempat pengeceran minyak jenis solar dan Pertalet dari Tangki merah putih yang pelakunya mengaku adalah Aris oknum polres Sanggau yang masih aktif bertugas di polres Sanggau.

Dan sangat disayangkan ada oknum polisi yang ikut bermain jadi mafia migas di depan PT. BETA GAS, dan saya berharap kepada Kapolri, Polda Kalbar, Polres Sanggau untuk melakukan tindakan hukum kepada para oknum mafia Migas, yang mengaku dirinya oknum Polisi ( Aris ), dan tolong diselidiki juga apakah benar yang bersangkutan seorang Anggota Polisi Aktif?, Dan kepada PT PERTAMINA Agar melakulan pengusutan terkait kinerja jajarannya dilapangan, mengapa didepan Gerbang PT BETA GAS ada jual beli BBM, ibarat jual gorengan”, tegas Abdullah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *