April 18, 2026
Gambar Istimewa Ilustrasi: Viral Ancaman Bongkar Data Keluarga Petugas, Netizen Tuduh Korupsi dan Kendali Kejahatan di Dalam Lapas

JAKARTA, Buserbhayangkaratv | Sebuah unggahan media sosial yang viral mengungkapkan tuduhan sistemik terhadap lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan (Rutan) di seluruh Indonesia. Penulis akun tersebut menuduh bahwa para napi dijadikan “lahan basah” untuk mengeruk keuntungan pribadi oleh oknum petugas, dari tingkat atas hingga bawah. Sabtu, (29/11/2025).

‎Fakta Tuduhan oleh netizen, Sistem yang “Busuk dan Biadab” Netizen tersebut menyatakan bahwa praktik buruk dan biadab di Lapas dan Rutan telah berlangsung turun-temurun. Seluruh jajaran, dari Kepala Lapas hingga sipir tingkat bawah, dinyatakan tidak bersih.”kata akun @Netizen

‎Bahkan Netizen menduga ada praktik Eksploitasi Narapidana, Para napi yang sedang menjalani hukuman dituding dijadikan sasaran pemerasan dan “lumbung pundi-pundi” untuk memenuhi keserakahan oknum petugas.

‎Tak hanya itu Netizen pun menyoroti, adanya Kendali Kejahatan dari Dalam Lapas atau rutan, Unggahan tersebut secara tegas menuduh bahwa banyak kegiatan kejahatan terorganisir, seperti pengendalian narkoba, penjualan narkotika segitiga, scammer, dan penipuan lewat media sosial, dikendalikan langsung dari dalam Lapas.

‎Kendati, Netizen memberikan ancaman serius kepada akun resmi Lapas Kelas I Malang (@lapaskelas1malang). Jika tidak merespons, ia mengancam akan membongkar lebih dalam kebusukan yang terjadi serta menyebarkan data pribadi keluarga seluruh petugas, dari tingkat Kepala Lapas hingga jabatan paling rendah.

‎Netizen juga terkait hal tersebut, memperingatkan kepada Institusi bahwa Sejumlah instansi pemerintah seperti Kementerian Hukum dan HAM (@kemenkumham), Ditjen PAS (@ditjenpas), BNN (@infobnn_ri), KPK (@official.kpk), dan Direktorat Tipikor Polda Jatim (@tipidkor_jatim03) ditagih untuk segera bertindak secara senyap dan cepat sebelum bukti-bukti dihilangkan.

‎Kode “Bangkai” Penulis menggunakan istilah “menyembunyikan bangkai” yang mengisyaratkan adanya bukti kejahatan atau korupsi yang berusaha ditutup-tutupi.

‎Pernyataan Kuat tentang Kepemimpinan, Unggahan ini juga menyiratkan bahwa seorang Kepala Lapas yang “tegak lurus” atau jujur akan memiliki masa jabatan yang singkat karena akan “disalahkan oleh bandar,” mengindikasikan kuatnya pengaruh jaringan kejahatan.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Lapas Kelas I Malang atau institusi terkait lainnya yang merespons langsung tuduhan dan ancaman ini. Tuduhan serius dan ancaman doxing (pembocoran data pribadi) ini tentu memerlukan penyelidikan yang mendalam dan transparan dari pihak berwajib.

‎Tuduhan ini menyoroti persoalan kronis yang kerap melekat pada sistem permasyarakatan Indonesia. Meskipun disampaikan dengan ancaman yang tidak dapat dibenarkan, inti dari pengaduan ini menyentuh isu yang memerlukan perhatian serius dan tindakan tegas dari semua pihak terkait untuk memulihkan integritas dan fungsi Lapas yang sebenarnya. Publik menunggu langkah konkret dan klarifikasi resmi untuk memastikan akurasi dari semua tuduhan yang dilayangkan.

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *