Mei 30, 2026

Jakarta – buserbhayangkaratv.com

Peran aktif masyarakat dalam mewujudkan penyelanggaraan penataan ruang yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan menjadikan kepentingan bersama. Hal itu disampaikan oleh Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto saat memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) di Kantor ATR/BPN.Menteri Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa hari tata ruang nasional yang sebagaimana keputusan Presiden nomor 28 tahun 2013 menyadarkan pentingnya keterpaduan antar wilayah, sektor dan pemangku kepentingan.

โ€œBank Dunia memperkirakan sebanyak 220 juta penduduk Indonesia akan tinggal di perkotaan pada tahun 2045. Jumlah itu setara dengan 70 persen dari total populasi di tanah air,โ€ kata eks Panglima TNI, di Jakarta, selasa (9/11/22).Selain itu, kata Hadi, peningkatan jumlah penduduk serta konsentrasi atau pemusatan kegiatan di kawasan perkotaan berpotensi mengakibatkan permasalahan perkotaan yang beragam.

โ€œNamun permasalahan tersebut mulai dari permukiman kumuh, kemacetan lalu lintas, degradasi lingkungan, sampah dan ketersedian air bersih. Semuanya itu akan mempengaruhi dinamika masalah sosial dan ekonomi masyarakat,โ€ pungkasnya.(REL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *