BOGOR, Buserbhayangkaratv – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bogor yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2026).
Kehadiran tokoh nasional tersebut menjadi momentum krusial bagi keluarga besar PSI Kabupaten Bogor dalam memperkuat konsolidasi organisasi, mengokohkan soliditas kader, serta memacu semangat perjuangan guna menghadapi berbagai agenda politik mendatang.
Rakorda ini berfungsi sebagai forum strategis bagi seluruh jajaran pengurus dan kader untuk menyatukan persepsi, memperat koordinasi, dan merumuskan arah langkah organisasi agar PSI kian berkembang serta terbangun kedekatannya dengan masyarakat.
Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor, Rena Da Frina, S.P., M.M., menyambut hangat kehadiran Joko Widodo. Ia menegaskan bahwa kehadiran mantan Presiden RI tersebut menyuntikkan energi dan motivasi kuat bagi seluruh kader untuk terus bergerak bersama membesarkan partai.
“Bagi kami, kehadiran Pak Jokowi merupakan spirit terbesar. Ini menjadi dorongan moral bagi seluruh kader untuk semakin solid, bergerak padu, dan bekerja keras membesarkan PSI, khususnya di Kabupaten Bogor,” ujar Rena Da Frina.

Rena menekankan bahwa momentum Rakorda tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi antarpengurus, melainkan wujud komitmen bersama dalam membangun organisasi yang solid, terarah, serta responsif terhadap aspirasi rakyat.
Menurutnya, kekuatan sebuah partai politik tidak hanya bergantung pada struktur organisasi yang terbentuk, tetapi juga pada kesungguhan para kader dalam menjalankan amanah, menjaga kebersamaan, dan menghadirkan program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap seluruh jajaran pengurus dan kader DPD PSI Kabupaten Bogor menjadikan Rakorda ini sebagai titik balik untuk memperkuat kinerja organisasi hingga ke akar rumput.

Sementara itu, Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin, menyuarakan harapannya agar Rakorda DPD PSI Kabupaten Bogor menjadi langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan partai sekaligus membakar semangat perjuangan para kader.
“Harapan saya, melalui Rakorda ini seluruh kader PSI Kabupaten Bogor semakin solid, memiliki semangat juang yang tinggi, dan mampu menyusun langkah strategis untuk membesarkan partai. Kehadiran Pak Jokowi hendaknya menjadi pemantik motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia menilai konsolidasi organisasi sebagai pilar utama dalam membangun kekuatan partai. Melalui koordinasi yang terstruktur, setiap jajaran pengurus diharapkan mampu memahami arah kebijakan partai dan menjalankan program kerja secara terukur sesuai tugas serta tanggung jawab masing-masing.
Soliditas kader juga dipandang sebagai faktor kunci dalam menjaga kesinambungan gerakan partai, memperluas jangkauan komunikasi publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap PSI. Dengan demikian, Rakorda ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan melahirkan semangat baru dan langkah konkret dalam memperkokoh struktur organisasi PSI di Kabupaten Bogor.
Penyelenggaraan Rakorda DPD PSI Kabupaten Bogor di SICC Sentul menjadi wujud nyata upaya memperkuat koordinasi internal dan menyatukan pergerakan seluruh jajaran partai. Melalui forum ini, para kader diharapkan dapat mengoptimalkan komunikasi, mempererat kebersamaan antarpengurus, serta menerapkan pola kerja yang lebih terarah sesuai visi dan misi partai.
Kehadiran Joko Widodo, sebagaimana ditegaskan Rena Da Frina, menjadi sumber motivasi utama bagi kader untuk merawat kebersamaan dan meningkatkan komitmen dalam membesarkan PSI di wilayah Kabupaten Bogor.
Di tengah dinamika politik yang terus berkembang, konsolidasi organisasi menjadi aspek vital bagi partai politik untuk memperkuat basis dukungan sekaligus menjalin hubungan yang erat dengan warga. DPD PSI Kabupaten Bogor diharapkan mampu menerjemahkan semangat Rakorda ini ke dalam kerja nyata baik melalui penguatan struktur internal, komunikasi publik yang intensif, maupun keterlibatan aktif dalam menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan konsolidasi partai tidak hanya diukur dari megahnya acara atau kehadiran tokoh-tokoh penting, melainkan dari konsistensi organisasi dalam menjaga soliditas, menjalankan program kerja, dan memberikan kontribusi positif bagi kemaslahatan masyarakat.
Dengan semangat yang telah terbangun, PSI Kabupaten Bogor semakin siap memperkuat kelembagaan dan mengambil peran strategis dalam dinamika politik serta pembangunan daerah, dengan tetap menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama. (Ysp/Red).