Maret 16, 2026

BOGOR, Buserbhayangkaratv.com – Ribuan warga memadati Masjid Baiturrahmah, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Tabligh akbar yang digelar pada Minggu (15/2/2026) itu menghadirkan penceramah kondang, Ustadz Nur Maulana, dan berlangsung dalam suasana khidmat hingga akhir acara.

Dalam tausiyahnya Ustadz Muhammad Nur Maulana berpesan penting dan khas dengan gaya komunikasinya yang humoris dan interaktif kepada seluruh jamaah di Masjid Baiturrahmah Desa Cicadas yang hadir, menurut dia momentum untuk mengingat perjalanan agung Rasulullah SAW, bukan sekadar perayaan seremonial. “Ini adalah momen meningkatkan keimanan.”ucapnya.

Ustadz Maulana menekankan bahwa shalat adalah tiang agama dan satu-satunya ibadah yang perintahnya diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT tanpa perantara malaikat.

Ia juga menjabarkan peringatan Isra Mi’raj mencakup pemahaman sejarah perjalanan Nabi, pemahaman ajaran (shalat), penerapan akhlak Nabi, dan peningkatan rasa cinta kepada Rasulullah SAW.

Pantauan di lokasi, antusiasme masyarakat terlihat sejak siang hari. Jamaah tidak hanya berasal dari warga RW 03 dan lingkungan RT se-Kadus 06, tetapi juga warga dari sejumlah wilayah sekitar Gunung Putri. Area masjid yang menjadi lokasi utama acara tampak dipenuhi jamaah yang ingin mendengarkan tausiyah langsung dari sang ustaz.

Ketua panitia pelaksana, Chairul Insan, atau yang akrab disapa RT Irul, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran rangkaian acara meskipun sempat menghadapi kendala teknis.

“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Acara Tabligh Akbar Isra Mi’raj tahun ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya kepada awak media usai acara.

Irul menuturkan, panitia sempat diliputi kekhawatiran karena Ustadz Nur Maulana mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditentukan. Namun, situasi tersebut tidak menyurutkan semangat jamaah yang tetap bertahan dan menanti kehadiran sang penceramah.

“Justru antusiasme warga yang luar biasa ini menjadi energi positif bagi kami selaku panitia. Dukungan dan kesabaran mereka membuat acara tetap berlangsung meriah, khidmat, dan sukses dari awal hingga akhir,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari relawan, tokoh masyarakat, hingga para donatur yang telah mendukung jalannya kegiatan.

Tak lupa, permohonan maaf turut disampaikan kepada seluruh jamaah apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan, baik dari segi fasilitas tempat maupun pelayanan jamuan.

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada hal-hal yang kurang berkenan. Semoga segala upaya kita bersama menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT,” tutup Irul.

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga mampu mempererat tali silaturahmi antar warga serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan bermasyarakat.

(Soby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *