BANGLI- BALI, Buserbhayangkaratv – Ruas jalan Provinsi Bali, Bangli menuju Pura Besakih, Karangasem terputus total hingga jalur tersebut menjadi lumpuh. Belum ada tanda- tanda perbaikan dari Pemprov Bali, meski sebagian longsor sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu.
Sebelumnya jalur tersebut masih bisa dilewati kendaraan roda empat. Kini terpaksa pengendara lewat jalur lain. Putusnya jalan tersebut akan menjadi persoalan serius di saat karya di Pura Besakih, Karangasem( pura terbesar di Bali), bakal menambah seriusnya tingkat kemacetan lalulintas saat karya.
Sumber setempat kepada awak media mengatakan putusnya jalan tersebut terjadi, Rabu(27/8-2025) pasca hujan. Hujan sesungguhnya menurut sumber tidak lebat. Tapi karena kondisi jalan sudah labil, menjadi mudah longsor. Air hujan masuk ke celah- celahnya, karena jebol sebagian sejak lama tak diperbaiki. ” Sedikit aja da hujan jebol, karena udah labil”, ujar sumber yang enggan namanya disebut.
Kepala Dinas PUPR Bangli, Dewa Agung Surya Dharma ketika dikonfirmasi( Jumat, 29/8-2025) terkait jakan tersebut, dia mengatakan kalau jalan tersebut menjadi kewenangan Pemprov Bali, bukan menjadi kewenangannya, karena status jalan tersebut adalah jalan provinsi. ” Itu jalan provinsi, menjadi kewenangan provinsi. Tapi kalaupun demikian bila pihak provinsi butuh informasi dan data kami bisa bantu”, ujar mantan Kasatpol PP Bangli ini.
Dia juga saat itu menjawab pertanyaan wartawan atas kerusakan jalan kabupaten. Ketika ditanya soal kerusakan jalan di Bangli terjadi di semua kecamatan, dia tidak membantahnya. Kabid Bina Marga Dinas PUPR Bangli, Made Lega mengatakan perbaikan jalan rusak masih menunggu ketok palu APBD Bangli Perubahan 2025. Sementara ini belum ada agenda pembahasan APBD Perubahan 2025 antara eksekutif dan legislatif. Sebelumnya anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa dan I Nyoman Kartika sempat menyoroti banyaknya jalan rusak di daerah ini. Sorotan terkini muncul dari netizen tentang kerusakan jalan di Dusun Peradi, Desa Songan A, Kintamani. ( sum)