SUKANEGARA, JONGGOL, Buserbhayangkaratv – Pemerintah Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, secara resmi melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (11/05/2026) ini mengusung misi krusial dalam memperkuat ekonomi domestik melalui intervensi langsung kepada warga yang paling membutuhkan.
Penyaluran bantuan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian dari strategi nasional untuk penuntasan kemiskinan ekstrem. Dalam sambutannya, Kepala desa Sukanegara , Ahmad Yani, S.pd., menegaskan bahwa program ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang berada di garis kemiskinan.
”BLT Dana Desa tahun 2026 hadir dengan misi yang lebih spesifik, yakni penuntasan kemiskinan ekstrem. Ini adalah bentuk kehadiran negara langsung di rumah warga yang paling membutuhkan,” ujarnya.
Sesuai dengan regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2026, besaran bantuan ditetapkan sebesar Rp300.000 per bulan untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pada penyaluran kali ini, Pemerintah Desa Sukanegara menggunakan skema rapel atau pembayaran sekaligus untuk masa empat bulan. Dengan demikian, setiap KPM menerima total bantuan sebesar Rp1.200.000.
Mekanisme ini sengaja dipilih untuk memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam mengelola dana yang diterima. Harapannya, dana tersebut tidak hanya habis untuk konsumsi harian, tetapi juga dapat dijadikan modal usaha kecil atau pemenuhan kebutuhan pokok yang lebih signifikan dan berdampak jangka panjang.
Acara yang dihadiri oleh jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, dan para penerima manfaat ini berlangsung dengan tertib. Para penerima manfaat tampak membawa undangan dan identitas diri untuk memastikan bantuan jatuh ke tangan yang tepat sesuai data yang telah diverifikasi.
Dengan penyaluran BLT ini, diharapkan daya beli masyarakat di Desa Sukanegara tetap terjaga dan target pemerintah dalam menghapus kemiskinan ekstrem di tingkat desa dapat segera tercapai.
(Ysp)