November 1, 2026
Dari Layanan Kesehatan Gratis hingga Pesta Rakyat dan Pentas Budaya

BOGOR, Buserbhayangkaratv — Kemeriahan menyelimuti perayaan Hari Jadi Desa Puspasari ke-42 yang digelar di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (31/10/2026). Mengusung konsep Pesta Rakyat dari pagi hingga malam hari, perayaan ini menghadirkan beragam hiburan, layanan publik gratis, serta ajang penguatan ekonomi warga.

Acara akbar tersebut turut mendapat apresiasi resmi dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si., yang diwakili melalui pengiriman karangan bunga ucapan selamat di lokasi kegiatan.  

Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu program yang paling diminati warga adalah layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis hasil kerja sama panitia dengan Klinik Karanggan Medika.  

Sejak pagi hingga sore hari, puluhan warga yang didominasi kaum ibu antusias memadati tenda kesehatan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat secara gratis.  

Petugas medis Klinik Karanggan Medika menjelaskan bahwa layanan ini disiapkan untuk melayani sekitar Ratusan warga. “Warga yang sudah cek kesehatan berjumlah 200 orang”,Ujar petugas Nakes dilokasi. Pemeriksaan dilakukan secara profesional oleh tenaga medis menggunakan perangkat tensimeter digital sesuai standar protokol kesehatan.  

Kepala Desa Puspasari, Kurnia Nurdin, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tahunan ini. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara diserahkan sepenuhnya kepada kreativitas pemuda-pemudi desa.  

“Acara ini adalah peringatan Hari Jadi Desa Puspasari ke-42. Setiap tahun memang kita agendakan pesta rakyat ini. Panitia dan seluruh konsep kita serahkan kepada pemuda-pemudi Puspasari. Harapan saya setiap tahun tetap sama, warga Desa Puspasari makin solid dan semakin mencintai desanya,” ujar Kades Kurnia N di lokasi kegiatan.  

Terkait dengan stan UMKM, Kepala Desa menjelaskan bahwa perputaran ekonomi warga menjadi prioritas. Meskipun fasilitas umum dan pemeriksaan kesehatan diberikan gratis, produk UMKM tetap dijual agar mampu memutar roda perekonomian warga lokal.  

“Kalau layanan seperti cek kesehatan itu gratis. Tapi untuk stan UMKM warga tetap membeli jajan di sini. Ini dilakukan untuk mendukung perputaran ekonomi warga Puspasari,” tambahnya.  

Selain pemeriksaan kesehatan dan stan UMKM, kemeriahan Pesta Rakyat Desa Puspasari disemarakkan oleh panggung pertunjukan budaya. Rangkaian acara meliputi penampilan seni Tari Sunda seperti Tari Sanghyang Siliwangi serta penampilan anak-anak dari Sanggar Tari Ganasidi Aksara pimpinan Cindy Desyana Putri.

Penampilan para penari muda lokal, seperti Tantri dan Marsya yang mengenakan busana adat khas Sunda dan Candi Kagara Oding, sukses memukau dan menghibur ribuan penonton yang hadir.  (Ysp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *